KM-ITB Lakukan Persiapan Jelang Aksi 19 Mei di Gedung DPR

0
KM-ITB Lakukan Briefing Jelang Aksi 19 Mei

KM-ITB Lakukan Briefing Jelang Aksi 19 Mei

ganecapos.com – Sebagai rangkaian dari aksi memperingati 108 tahun Hari Kebangkitan Nasional dan 18 tahun pasca Reformasi, Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM-ITB) akan melaksanakan aksi damai bersama kumpulan Badan Eksekutif Mahasiswa wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek-Banten (BSJB) pada tanggal 19 Mei 2016. Aksi tersebut akan berlangsung di depan Kompleks Parlemen Gedung DPR/MPR pada hari ini (19/5). KM-ITB berencana untuk membawa tuntutan-tuntutan yang sebelumnya telah dikaji secara bersama-sama. Tuntutan tersebut meliputi permasalahan rancangan undang-undang pengampunan pajak (tax amnesty), rancangan revisi undang-undang pertambangan mineral dan batu-bara, dan kontroversi pembangunan kereta cepat Indonesia Cina (KCIC) Jakarta-Bandung.

Dalam briefing yang berlangsung di basement Campus Center Barat, Rabu (18/5) malam, Koordinator Lapangan Aksi 19 Mei Aulia Ramadhan (Manajemen Rekayasa Industri 2013) mengatakan bahwa aksi ini adalah kelanjutan dari aksi-aksi sebelumnya, di antaranya aksi di kubus pada Jumat (13/5) lalu, yang berlangsung sebagai bentuk pernyataan aksi KM-ITB terhadap tiga isu tersebut. Hingga pukul 21.00 WIB sudah banyak massa kampus yang mendaftar mengikuti aksi tersebut. “Sekiranya sudah ada lebih dari 60 orang yang mendaftar, dan akan terus bertambah,” kata Aulia. Direncanakan rombongan massa akan berangkat pada pukul 5.00 WIB menuju Jakarta, dan mulai melakukan aksi pada pukul 10.00 WIB. Aksi di DPR ini semula akan dilaksanakan pada Jumat (20/5). Namun, lanjut Aulia, lantaran Gedung DPR kosong di hari tersebut, sementara di hari Kamis beberapa anggota DPR akan melaksanakan rapat, KM-ITB memutuskan memajukan jadwal di hari itu. Dengan demikian, KM-ITB berpeluang menyampaikan sikap mereka kepada anggota dewan melalui advokasi paralel.

Terkait perizinan, Koordinator Perizinan Aksi Rizqi Ramadhan (Teknik Sipil 2013) memastikan bahwa aksi damai ini akan legal karena surat-surat izin sudah masuk ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. “Surat-surat sudah masuk (ke kepolisian). Aksinya bakal legal kok,” kata Rizqi.

Setelah Aksi 19 Mei selesai, direncanakan sebagian massa KM-ITB akan bergabung dengan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) untuk melanjutkan aksi yang lebih besar pada hari Jumat. KM-ITB sendiri akan menggunakan haknya dalam aksi lusa sebagai bagian dari koordinator BEM-SI bagian kajian isu energi.

Mari sama-sama bangkit untuk bergerak demi kemajuan bangsa!

Reporter : Fikri R. Ardi (PL’14)

Editor      : M. Bayu Pratama (GD’14)

Share.

Leave A Reply