Konferensi Pers: Global Ceremony Earth Hour 2018, Kembali “Koneksikan” Hati dan Perilaku kepada Bumi

2

ganecapos.com, Bandung—Earth Hour adalah sebuah gerakan global dalam upaya pelestarian lingkungan dan penggunaan energi secara bijak. Pada program Earth Hour, dilakukan pemadaman listrik pada hari Sabtu minggu ketiga bulan Maret dari jam pukul 20.30 sampai 21.30 waktu setempat, oleh masyarakat di seluruh belahan dunia. Pada tahun ini, Earth Hour akan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2018 di 186 negara dan ribuan kota, termasuk Kota Bandung.

Program ini merupakan suatu tindakan simbolis yang mendukung komitmen pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi karbon sebesar 39% pada tahun 2020 dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global bahwa kondisi perubahan iklim yang terjadi sekarang memerlukan adanya tindakan serius. Tema ‘Connect to Earth’ yang diusung pada tahun ini dan diberlakukan hingga tahun 2020 mencerminkan keinginan manusia untuk kembali ‘mengkoneksikan’ hati dan perilaku kepada bumi.

Konferensi Pers Earth Hour Bandung diadakan pada hari Selasa, 20 Maret 2018 dengan mengundang empat orang berbicara. Pembicara pertma adalah Leo Palayukan sebagai Director of Engineering dari The Trans Luxury Hotel Bandung. Leo membuka acara dengan memaparkan usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak hotel terhadap penerapan teknologi-teknologi ramah lingkungan yang dapat membantu penghematan energi di area hotel dan sekitarnya. Leo—mewakili pihak hotel—menyatakan keiikutsertaannya dalam program Earth Hour.

Pemaparan diselingi presentasi singkat mengenai Earth Hour sebelum dilanjutkan oleh dua pembicara yang merupakan perwakilan dari pemerintahan, yaitu Ir. Fiziarita, M. T sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pencegahan Pencemaran Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung dan Hj. Dewi Nurhayati M.Si sebagai Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Perubahan Iklim, Departemen Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat. Masing-masing menjelaskan usaha-usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah tingkat kota dan provinsi untuk mendukung penghematan energi dan aktivitas ramah lingkungan lainnya, serta menyatakan dukungan dari pihak pemerintah terhadap pelaksanaan program Earth Hour.

Christian Natalie selaku Koordinator JKBBE menjadi pembicara keempat sekaligus terakhir pada konferensi pers Global Ceremony Earth Hour 2018 kali ini. Ia menyatakan bahwa program Earth Hour ini dilaksanakan secara konsisten di Bandung sejak tahun 2011 hingga sekarang. Pada malam Earth Hour tanggal 24 Maret 2018 nanti, tidak hanya diadakan seremoni pemadaman lampu seperti biasa. Banyak program lain pada Earth Hour tahun ini yang dilaksanakan dengan penghematan energi sebagai fokusnya.

Seremoni Earth Hour tahun ini akan dilaksanakan di dua tempat. Earth Hour tingkat kota akan dilaksanakan di Plaza Trans Studio Mall dengan kegiatan berupa uji emisi gratis untuk kendaraan bermotor pada jam 10.00-14.00 WIB, pameran foto dan komunitas, aktivitas untuk siswa-siswi tingkat SMP terkait penghematan energi dan pemeliharaan lingkungan.

Earth Hour tingkat provinsi akan dilaksanakan di depan Gedung Sate dengan kegiatan berupa pameran dari instansi-instansi yang berfokus di bidang energi, pameran pembuatan alat-alat eksperimen sederhana yang digunakan untuk edukasi tentang energi dan lingkungan ke sekolah-sekolah, dan pameran foto. Tidak perlu khawatir merasa kelaparan, karena terdapat food truck yang standby di kedua tempat sepanjang acara berlangsung.

Puncak seremoni akan berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Akan dilakukan simbolisasi pemadaman listrik yang dilakukan pada pukul 20.30 sampai 21.30 WIB.

Harapannya, dengan adanya konferensi pers ini, masyarakat Bandung dan sekitarnya dapat ikut berpartisipasi dalam program Earth Hour, baik itu dengan mengikuti rangkaian acara di tingkat kota atau provinsi, atau sekadar ikut memadamkan listrik selama satu jam pada waktu dan tanggal yang telah ditentukan di rumah masing-masing.

Seperti diketahui, Earth Hour pertama dilaksanakan di Sydney tahun 2007 oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Setelah itu, di tahun-tahun berikutnya, beberapa kota di dunia ikut berpartisipasi dalam program Earth Hour. Kota Bandung menjadi partisipan Earth Hour sejak tahun 2010. Gerakan Earth Hour di Kota Bandung mulai terorganisir sejak tahun 2011 oleh JKBBE (Jaringan Komunikasi Bandung Bijak Energi).

Reporter: Puti Fauzia Imani (IL ’16)

Share.

2 Comments

  1. I have noticed you don’t monetize your website, don’t waste your traffic, you can earn extra cash every month because you’ve got hi quality content.
    If you want to know how to make extra $$$, search for: Ercannou’s
    essential adsense alternative

  2. I have noticed you don’t monetize your blog, don’t waste
    your traffic, you can earn extra cash every month. You can use the best adsense alternative
    for any type of website (they approve all websites), for more info simply search in gooogle: boorfe’s tips monetize your website

Leave A Reply