Cinephoria Vol. 4, Memvisualisasikan Permasalahan di Indonesia Melalui Film

0

ganecapos.com, Bandung—Pada Minggu, 18 Maret 2018, puncak acara Cinephoria Vol.4 sukses diselenggarakan di Institut Francais D’Indonesie, Bandung. Sejak tahun 2015, Cinephoria merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Forum Film Telkom (FFT), sebuah unit kegiatan mahasiswa di Universitas Telkom yang khusus bergerak pada bidang film dan audio visual.

Caesario, Mahasiswa Desain dan Komunikasi Visual Universitas Telkom yang dalam hal ini menjadi ketua pelaksana Cinephoria Vol. 4, mengusung tema “Krisis Budaya” pada Cinephoria keempat ini. “Krisis Budaya” menggambarkan keadaan masyarakat dewasa ini yang berperilaku serta berpendirian kian individualis.

Cinephoria Vol. 4 dimulai dengan pemutaran lima film pendek terbaik yang telah melalui proses seleksi dari juri dan panitia Cinephoria. Pemutaran lima film tersebut merupakan bentuk apresiasi untuk para filmmaker muda. Film-film yang ditayangkan adalah “Pl4ga” oleh rumah produksi Omega101, “Putar Balik” yang digarap oleh rumah produksi Kosa, “Prototype for Her” yang dibawakan oleh R Films, “Alas Lali Jiwo” yang digarap oleh rumah produksi Kolaborasi Films, serta “Power Off” yang diproduksi oleh Liga Film Mahasiswa ITB.

Selain menayangkan film berdurasi pendek, Cinephoria Vol. 4 turut menampilkan salah satu film terbaik karya Ismail Basbeth yang berjudul “Mobil Bekas dan Kisah-Kisah Dalam Putaran”. Film berdurasi 84 menit ini sukses menembus nominasi Festival Film Internasional Busan di Korea Selatan. Lewat film tersebut, Ismail Basbeth ingin mengajak penonton memandang Indonesia dari berbagai perspektif yang berbeda—ekonomi, politik, seni dan budaya, masyarakat, hukum, dan sejarah.

Setelah film besutannya yang berjudul “Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran” selesai diputar, Ismail Basbeth menjadi pembicara pada sesi berbagi cerita. Sutradara kelahiran Wonosobo ini telah menyutradarai berbagai genre film. Talak 3 adalah salah satu karyanya yang berhasil sukses pada kancah perfilman nasional. Ismail Basbeth menceritakan awal mula beliau menjadi seorang filmmaker serta kendala yang dihadapi saat proses pembuatan film. Sesi ini ditutup oleh Pesan Ismail Basbeth untuk para sineas muda: “jangan sampai kesenianmu lebih tinggi dari kemanusiaanmu”.

Cinephoria Vol. 4 ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para produsen film berdurasi pendek serta penghargaan untuk Ismail Basbeth selaku bintang tamu.

 

Sesi pemberian penghargaan kepada sineas muda yang telah lolos seleksi (VEAW)

 

Reporter: Anindya Restika Istiqomah ME’16, Vania Elliya Ananda Wenno MRI’14

Share.

Leave A Reply