SISI LAIN INAUGURASI: PESAN MEREKA UNTUK KM ITB

0

Pada hari Senin (19/2), dilaksanakan Inaugurasi Presiden KM ITB, sebuah ajang simbolis periodisasi KM ITB. Cuaca yang kurang mendukung selama acara tidak mengganggu proses penyerahan jabatan oleh Presiden KM ITB 2017/2018, Ardhi Rasy Wardhana, kepada Presiden KM ITB 2018/2019 terpilih, Ahmad Wali Radhi.

Sambutan dari Kepala Lembaga Kemahasiswaan ITB, Dr. Eng. Sandro Mihradi, mengawali rangkaian acara inaugurasi. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ardhi Rasy Wardana selaku presiden KM ITB 2017/2018. Ardhi berterima kasih kepada massa kampus yang telah membantu keberjalanan kabinet yang dipimpinnya, Kabinet Suarasa. Kegiatan selanjutnya adalah pembacaan TAP Kongres KM IT nomor 006 tahun 2018 tentang Pengesahan Ketua Kabinet KM ITB Periode 2018, yang dibacakan oleh Mohammad Andi Setianegara selaku Ketua Kongres KM ITB. Penyerahan jabatan secara simbolis dilakukan dengan serah-terima bendera KM ITB dari Ardhi kepada Wali.

Massa HMJ yang datang meramaikan Plaza Widya ITB sore itu menyampaikan orasi mereka masing-masing. Hampir seluruh himpunan yang ada di ITB menyuarakan pendapat dan kegelisahannya mengenai KM ITB, termasuk HMJ dari ITB Jatinangor. Himpunan tersebut berkata akan menunggu hasil dari kinerja Wali selama menjadi Presiden KM ITB 2018/2019. Tak terlewat, massa TPB ITB juga menyampaikan orasinya, diwakilkan oleh Migdad (FITB) yang menyampaikan bahwa massa TPB akan menunggu janji-janji yang sudah Wali sampaikan saat diskusi Narasi Nurani.

Hal unik terjadi saat Inaugurasi Presiden KM ITB ini. Orasi yang dibacakan oleh perwakilan HMTG ‘GEA’ ITB tidaklah berisi mengenai janji-janji Wali atau kinerja Wali mendatang, tetapi mengenai partisipasi semua elemen KM ITB. “Ini belum gempa, ini masih hujan, tapi kenapa hanya sedikit massa yang datang. Wajah KM ITB tidak hanya ada di kabinet, tetapi juga semua elemen KM ITB sendiri,” katanya. Selain itu ada orasi dari Unit Loedroek ITB yang bertanya kepada Wali, “berhargakah suara dari unit kegiatan mahasiswa pada KM ITB?”

 

Portet orasi oleh Loedroek ITB.

 

Inaugurasi Presiden KM ITB ini diakhiri dengan orasi dari perwakilan mahasiswa Jatinangor, yang berkata, “apakah (mahasiswa) kampus Jatinangor masih (merupakan bagian dari) keluarga mahasiswa ITB? Buktikan multikampus itu benar adanya selama setahun kepimpinanmu! Buktikan bahwa mahasiswa ITB bukan hanya Ganesha, tapi (juga) ada Jatinangor dan Cirebon. Hidup mahasiswa!”

 

Kontributor: Bella Sofie (SAPPK ’17), Likha Itsmawati (FTI ’17), Rifqi Khoirul Anam (SI ’16)

Share.

Leave A Reply