OASIS: Aksi Nyata TPB ITB Cirebon 2017

0

Ganecapos.com, ITB − Senin (22/1/18) serangkaian kegiatan Orientasi dan Sinergisasi Mahasiswa di lingkungan ITB Kampus Jatinangor yang dilakukan oleh mahasiswa TPB ITB Cirebon 2017 resmi dimulai. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu penuh. Kegiatan dengan tajuk OASIS ini merupakan kegiatan lanjutan dari rangkaian acara Prakasa yang diselenggarakan oleh Kabinet KM ITB. Prakasa sendiri telah dilangsungkan sebelumnya pada tiga hari yakni pada hari Kamis (14/9/17) yang bertempatan di Checo, serta Rabu (20/9/17) dan Sabtu (23/9/17) di GKU 1 lantai dasar ITB Kampus Jatinangor.

“Keberjalanan OASIS ini sebenarnya berubah dari plan awal,” ujar David Mickaelson Samosir (TSA’14) Kepala Dinas PSDM Keresidenan Multikampus. “Awalnya, OASIS sendiri akan dilangsungkan sebagaimana keberjalanan kegiatan Prakasa yaitu seminar motivasi yang turut mengundang pemateri. Namun, berdasarkan hasil survei massa TPB Cirebon, banyak yang ingin agar OASIS berlangsung sebagai impementasi atau aksi nyata turun ke lapangan. Ya, tentunya ini kemauan yang sangat bagus,” sambung David.

Melihat isi materi Prakasa yang disampaikan pada Rabu malam (20/9/17) oleh Dita Amallya (MA’13) Menteri Pengembangan Karakter TPB Kabinet Suarasa, mahasiswa seharusnya bisa berinteraksi kekaryaan dalam kemasyarakatan. Selain itu, dengan adanya kegiatan Prakasa TPB ITB Cirebon 2017, massa TPB Cirebon 2017 juga harus memiliki semangat kemahasiswaan dan bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

Kegiatan pengecatan marka Parkir depan Asrama Jatinangor ITB (HZ)

Disebabkan rencana OASIS ini berbeda dari rencana awal, maka segenap mahasiswa TPB ITB Cirebon 2017 mengumpulkan aspirasi untuk merencanakan kegiatan apa yang akan dilakukan. Mereka pun melakukan pengumpulan saran permasalahan di ITB Kampus Jatinangor yang dapat diatasi. Setelah saran permasalahan terkumpul, Alwi Yusran (SAPPK-C’17) selaku ketua OASIS dan beberapa formatur lainnya membuat surat perizinan. Berdasarkan hasil perizinan, ditentukanlah kegiatan OASIS pada dua sudut lokasi di ITB Kampus Jatinangor. Lokasi tersebut berada di selasar tempat belajar di TB 4 serta lahan parkir kendaraan bermotor depan asrama ITB Jatinangor TB 3 dan TB 4. Untuk selasar tempat belajar dilakukan kegiatan mural yaitu melukis dinding yang bertujuan untuk lebih menghidupkan suasana belajar di TB 4 tersebut. Sedangkan di lahan parkir dilakukan penegasan garis batas-batas parkir kendaraan bermotor dan jalan masuk menuju gerbang asrama. Selain itu, rencananya akan dibuat spanduk untuk mengingatkan massa yang parkir agar tidak lupa mengunci kendaraan supaya tidak diamankan oleh petugas yang berwajib.

Mural di dinding ruang belajar TB 4 Asrama Jatinangor ITB (HZ)

“Tanggapan massa kampus cukup positif terhadap kegiatan ini,” ujar Alwi. “Bahkan ada yang sukarela memberikan makanan untuk teman-teman yang sedang berkegiatan di TB 4, ya mereka terkesan dengan kegiatan yang dilakukan oleh (mahasiswa) TPB ini.”

Melalui dua fokus pada kegiatan OASIS, Farhan Nahduddin (SAPPK-C’17) koordinator TPB ITB Cirebon 2017, mengharapkan agar ketiga Fakultas ITB Kampus Cirebon yaitu FTI, FSRD, dan SAPPK dapat lebih dekat lagi. Di samping itu, agar seluruh massa kampus Jatinangor dapat lebih mengenal dan merasakan keberadaan mahasiswa ITB Kampus Cirebon.

“Walaupun tidak semua yang turut andil, setidaknya sebagian yang ikut sudah mengawali awal dari pembentukan keakraban tersebut, karena memang tujuan utama OASIS ini bukan hanya membentuk bonding, lebih dari itu agar TPB ITB Cirebon 2017 lebih mengenal budaya kampus dan memaknainya,” ujar David Mickaelson.

 

Reporter : Hanifah Zalfa (SAPPK-C17)

Editor: Hamdi Alfansuri (PL’15)

Share.

Leave A Reply