Meningkatkan Pariwisata Bandung Selatan Melalui Tol Soroja

0

ganecapos.com, Bandung – Kabar bahagia menyelimuti warga Kabupaten Bandung khususnya yang berada di wilayah Bandung Selatan. Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) diresmikan pada Senin (04/12) oleh Presiden Joko Widodo di Gerbang Tol Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Presiden ditemani beberapa menteri seperti Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan hingga Sekretaris Kabinet Pramono Anung dengan menaiki bus milik klub sepak bola Persib Bandung.

Tol ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang telah dibangun sejak tahun 2015 dengan tujuan mengembangkan kawasan Jawa Barat bagian selatan. Jalan tol Soroja pertama kali digagas sejak masa kepemimpinan Bupati Bandung Obar Sobarna awal tahun 2000. Kini gagasan tersebut telah dioperasikan dan digunakan tanpa tarif selama sepekan sebagai bagian dari sosialisasi keberadaan Tol Soroja kepada masyarakat.

Tol Soroja menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya yang telah terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi melalui persimpangan di KM 132. Tol Soroja memiliki 5 gerbang tol, yaitu Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur, dan Soreang. Panjang tol ini mencapai 10,55 km yang dibagi ke dalam 3 seksi. Masing-masing seksi dilaksanakan oleh PT. Wijaya Karya Tbk pada seksi I dengan panjang 2,75 km, PT. Girder Indonesia (3,3 Km), dan PT. Jabar Bumi Kontruksi (2,1 Km). Namun pengusahaan tol ini dilakukan oleh PT Citra Marga Lintas Jabar dengan nilai investasi mencapai Rp 1,7 Triliun.

“Dibukanya tol Soroja Soreang-Pasirkoja sepanjang 10 km ini akan meningkatkan akses menuju Soreang yang biasanya ditempuh satu setengah jam sekarang bisa dipangkas hingga 12 menit,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Kehadiran tol Soroja akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi khusunya dari sektor pariwisata. Kawasan Bandung Selatan selama ini menyimpan banyak objek wisata menarik yang sering menjadi pelarian bagi wisatawan yang penat dengan wisata di kawasan Bandung Utara dan Bandung Barat.

Terdapat beberapa kawasan wisata yang digolongkan menjadi sentra kegiatan agro wisata (pertanian dan perkebunan teh di Rancabali, Ciwidey, Malabar, Pangalengan dan Gununghalu), Wisata Tirta (Situ Patenggang dan Situ Cileunca) dan Wana Wisata (Kawah Kamojang, kawah Putih, dan air panas Cimanggu).

Cerita lain terjadi pada saat peresmian Tol Soroja, Presiden Joko Widodo menyebutkan rumah peninggalan Bosscha, Pendiri Observatorium milik ITB dan rumah syuting film Pengabdi Setan karya sutradara Joko Anwar.

Pandangan Mahasiswa atas Peresmian Tol Soroja

Salah satu mahasiswa ITB yang tinggal di daerah Kopo, Rio Pramudita (MS ’13), memiliki pandagan lain. “Pariwisata Jawa Barat bagian Selatan akan lebih jalan. Bisa menjadi the next Lembang dan Puncak nih. Selain itu, kehadiran tol ini dapat menjadi jalur alternatif pada saat lebaran untuk menuju Garut”, ungkapnya saat ditanya soal peresmian Tol Soroja.

Namun, Rio menambahkan jika kehadiran Tol Soroja tidak dipersiapkan dengan pengelolaan yang baik seperti mekanisme izin investasi bangunan maka mungkin saja kemacetan akan berpindah ke sana dan memperparah Banjir di Bandung. “Karena Bandung ini kan berupa cekungan,” tanggapnya.

Sumber : pikiran-rakyat.com dan kompas.com

Reporter: Muhammad Bayu Pratama (GD’14)

Editor: Mutia Aristawidya Paramesti (EB’15)

Share.

Leave A Reply