Bidik Misi Fair 2.0: Kemandirian Bangsa dan Bonus Demografi Indonesia 2045

0

ganecapos.com, ITB—Acara tahunan Forum Bidik Misi Institut Teknologi Bandung, Seminar Nasional Bidik Misi Fair 2.0, kembali dilangsungkan di gedung Center for Research and Community Services (CRCS) ITB, Minggu (12/11) dengan mengusung tema “Semangat Kemandirian Menuju Generasi Emas 2045”.

Acara ini diikuti oleh enam ratus peserta yang terdiri atas 450 orang mahasiswa ITB dan 150 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Seminar ini menghadirkan dua pembicara yaitu Bapak Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA dan Panji Aziz Pratama, S.Kesos, serta dipandu oleh moderator Luthfi Maula (ME’11) yang kini menjabat sebagai Manajer BMKA Salman.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Forum Bidik Misi ITB, Maulana Fikri yang membuka pidatonya dengan penjelasan dari sebuah pernyataan Bung Karno, “beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya; beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Maulana menjelaskan, dari pernyataan Bung Karno tersebut dapat dipahami bahwa sepuluh pemuda saja yang hatinya terpaut pada negaranya juga sudah mampu mengguncangkan dunia. Untuk menjadi bangsa yang mampu bersaing, terpandang, dan dianggap di kancah internasional tidak hanya dibutuhkan jumlah pemuda yang banyak, tetapi juga nilai-nilai lain yang perlu diperhatikan.  Maulana juga mengatakan, bonus demografi bagi bangsa Indonesia di tahun 2045 bisa menjadi karunia atau bencana.

Sambutan kedua diberikan oleh Dr. Umar Khayam, S.T., M.T. selaku Sekretaris Lembaga Bidang Kesejahteraan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa ITB. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pemateri pertama, Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA yang menjabat sebagai CEO PT. Ilhabi Rekatama. Beliau yang merupakan putra dari Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, menyampaikan materi yang berjudul “Semangat Kemandirian dalam Sains dan Teknologi”.

“Peran generasi muda dalam mencapai kemandirian bangsa begitu penting. Ada tiga hal yang harus dicermati oleh pemuda, yakni teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. Tiga hal tersebut saling berhubungan satu sama lain. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus, pemuda Indonesia tidak boleh menutup diri terhadap kemajuan teknologi. Seharusnya teknologi yang ada dijadikan sebagai ajang untuk berinovasi dan peluang untuk menguji inovasi tersebut terhadap konsumen di pasar sehingga dapat memberikan dampak yang realistis”, ujar Ilham. Ilham juga menyampaikan adanya tiga pilar dalam berinovasi. Tiga pilar ini dapat disingkat 3T, yang terdiri atas teknologi, talenta, dan toleransi.

Pemateri kedua, Panji Aziz Pratama, merupakan alumni program studi Kesejahteraan Sosial Universitas Padjajaran. Beliau yang juga berlatar belakang penerima beasiswa bidik misi membuka materinya yang berjudul “Semangat Kemandirian dalam Pengabdian dan Organisasi Masyarakat” dengan quotes yang mengimbau generasi muda untuk menciptakan dampak tanpa batas dan menjadikan waktu yang digunakan sebagai ruang untuk memberikan dampak bagi orang-orang di sekitar.

“Saya telah ditinggal ayah saat berusia dua tahun sehingga keadaan ekonomi sangat minim saat itu.” ujar Panji mengawali cerita hidupnya. Namun Panji menceritakan, dirinya tetap berpegang pada dorongan dari sang ibu yang mengatakan bahwa walau dalam keterbatasan kita tetap memiliki dampak yang luar biasa terhadap orang lain.

Panji memiliki tiga mimpi besar ketika masih SMA yang telah terwujud seiring berjalannya waktu. Pertama, berkuliah di jurusan sosial, mendapatkan beasiswa, dan lulus dengan predikat cum laude. Kedua, bisa berkeliling dunia dan memiliki jaringan internasional. Terakhir, membawa nama Indonesia di kancah dunia. Panji juga merupakan pelopor berdirinya Istana Belajar Anak Banten (Isbanban) Foundation dan berhasil merekrut 692 relawan.

Di akhir acara seminar nasional tersebut, Panji menyimpulkan, manusia hidup untuk saling berbuat baik satu sama lain. Semakin banyak kita memberi, semakin banyak kita akan menerima. (HZ)

Reporter: Hanifah Zalfa (FITB ’17)

Editor: Michael Hananta Utomo (BE ’16)

Share.

Leave A Reply