Rektorat ITB Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

0

Foto bersama rektorat dengan Menwa ITB dan perwakilan dari Kabinet KM-ITB (MK)

ganecapos.com, Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945, Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan upacara peringatan hari lahir pancasila yang dilaksanakan di halaman Gedung Rektorat ITB, Kamis (01/6) pukul 08.00 WIB. Upacara yang mengusung tema “Saya Indonesia, Saya Pancasila” tersebut dihadiri oleh pimpinan rektorat, staff, pegawai, dan tenaga pendidik (dosen).

Dalam upacara ini, perwakilan dari Resimen Mahasiswa (Menwa) ITB bertugas sebagai perangkat upacara. Sesaat sebelum upacara dimulai, protokol membacakan nama perangkat yang bertugas. Beberapa diantaranya ialah Aziz Fathurrahman (AE’15) selaku pemimpin upacara. Ashari Rahmat Prakosa (FTMD’16), Kurnia Septriadi (FTTM’16) dan Alif Ihsanario (SITH-S’16) sebagai pasukan pengibar bendera merah putih.

Upacara dimulai sesuai jadwal, ditandai dengan masuknya pemimpin upacara dilanjutkan dengan pembina upacara yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Ir. Bermawi Priyatna Iskandar, M.Sc., Ph.D. Seusai pemimpin upacara memberikan laporan terhadap pembina upacara, dilaksanakan pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta upacara.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila serta Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kemudian, pembina upacara membacakan amanat Presiden Republik Indonesia. Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo menyingung konflik yang sedang hangat terjadi di Indonesia mengenai permasalahan intoleransi dan seputar isu yang berkaitan dengan adanya gerakan yang ingin menggantikan ideologi pancasila dimana dapat menggangu kebhinekaan yang ada di Indonesia. Melalui amanatnya, presiden mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dan mengingatkan kembali bahwa kodrat bangsa Indonesia ialah keberagaman seperti halnya semboyan kita yaitu Bhineka Tunggal Ika oleh karena itu kita harus bersama-sama menjaga persatuan dan toleransi.

Amanat tersebut diakhiri dengan kalimat “Selamat hari lahir Pancasila, kita Indonesia, kita Pancasila, semua Anda Indonesia, semua Anda Pancasila, saya Indonesia, saya Pancasila”. Serangkaian acara serta amanat yang dibacakan mengikuti Amanat Keputusan Presiden RI No. 24 Tahun 2016. Dilansir dari kompas.com, amanat tersebut disampaikan secara langsung oleh presiden pada pidatonya dalam upacara peringatan hari lahir pancasila di tempat berbeda yaitu bertempat di Gedung Pancasila, Kompleks Kementrian Luar Negeri, Jakarta Pusat.

Pada kegiatan upacara ini, rektorat juga secara khusus mengundang wakil dari mahasiswa ITB. Meski begitu, hanya sedikit perwakilan mahasiswa yang hadir. Beberapa diantaranya ialah wakil dari Himpunan Mahasiswa Tehnik Informatika (HMIF) dan perwakilan dari Mahasiswa S2 ITB. Ketua Kabinet KM ITB, Ardhi Rasy Wardhana (TA’13), ditemani Menteri Advokasi Kebijakan Kampus, Muhammad Bayu Pratama (GD’14), juga tampak memenuhi barisan peserta upacara.

Upacara berlangsung selama sekitar 20 menit, ditutup dengan pembacaan doa oleh Suryana Rahayu, A.Md serta penghormatan umum kepada pembina upacara. Sesusai upacara terlihat pimpinan rektorat berfoto bersama dilanjutkan dengan perwakilan rekotrat yang berfoto bersama dengan petugas upacara dari Menwa ITB serta perwakilan Kabinet KM-ITB.

Reporter: Mentari Kasih (BI’15)

Editor: Afif Hamzens (FT’15)

Share.

Leave A Reply