Terbaik Se-Asia Tenggara, Hoax Analyzer Siap Mendunia

0

ganecapos.com – Satu lagi karya anak bangsa yang telah mengharumkan nama Indonesia khususnya ITB di tingkat Internasional. Hoax Analyzer, aplikasi rancangan Tifani Warnita (IF’13), Adinda Budi Kusuma Putra (STI’13), dan Feryandi Nurdiyantoro (IF’13) yang tergabung dalam Tim CIMOL ini, berhasil menjuarai Microsoft Imagine Cup South East Asia (SEA) Finals 2017 di Manila, Filipina pada Selasa (25/4) lalu. Karya yang sebelumnya telah menjuarai Indonesian Final of Microsoft Imagine Cup 2017 ini berhasil megantar ketiganya mengalahkan sembilan tim lain yang juga berasal dari Asia Tenggara.

Hoax Analyzer merupakan aplikasi berbasis web yang diciptakan untuk menyortir berita-berita yang dianggap hoax atau palsu.  Dikutip dari web resmi Microsoft (https://news.microsoft.com), aplikasi ini mampu mengidentifikasi jika suatu informasi dapat dikategorikan sebagai berita palsu yang diragukan keabsahannya sehingga para pembaca berita di internet dapat menverifikasi berita yang mereka baca terlebih dahulu sebelum menyebarluaskannya.

“Kami merasa banyak informasi hoax yang tersebar di media sosial, waktu itu lagi ramai isu-isu hoax terkait pemilu DKI Jakarta, kami merasa terganggu dengan adanya hoax terbebut,” ujar Adi saat ditanya mengenai alasan menciptakan aplikasi ini.

Ditengah arus informasi yang kian mudah diakses, memang diperlukan suatu aplikasi untuk mengecek validitas dari sebuah berita. “Banyak pengguna internet dan media sosial yang masih belum bijak karena tidak melakukan pengecekan informasi dahulu sebelum menyebarkan informasi, jadinya kalau informasi itu hoax, maka akan terus menyebar,” terang Adi Lebih lanjut.

Cara kerja dari aplikasi ini sebenarnya tidaklah terlalu rumit. Pertama, Hoax Analyzer akan menerima masukan dari user berupa teks minimal tiga kata. Kemudian, dengan menggunakan teknologi Natural Language Processing dan Machine Learning, masukan teks tersebut akan diubah menjadi query. Lalu, query tersebut akan digunakan untuk mendapatkan hasil pencarian search engine dari beberapa artikel yang kredibel dan relevan. Setelah itu, dari hasil pencarian tersebut akan dihitung persentase kebenaran  sebuah informasi tersebut.

Tim CIMOL, bersama dengan dua tim lain dari Singapura dan Filipina sebagai tiga besar pemenang kompetisi ini, nantinya akan mengikuti Microsoft Imagine Cup World pada bulan Juli di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Ketiga tim ini dan lebih dari 50 tim lain dari penjuru dunia akan bersaing untuk meraih hadiah sebesar US$ 100.000,00 dan kesempatan untuk dimentori oleh CEO Microsoft, Satya Nadella.

Saat ini, Hoax Analyzer akan terus dikembangkan agar dapat memperoleh hasil yang akurat. Untuk kedepannya diharapkan aplikasi ini mampu untuk mengurangi jumlah informasi hoax yang beredar di masyarakat. Sehingga tidak lagi terjadi keributan dan perselisihan hanya karena informasi hoax yang beredar.

Reporter: Vicky Wahyu Saputra (FTI’16)

Editor: Afif Hamzens (FT’15)

Share.

Leave A Reply