Geohumanism 2016 : Pengabdian Masyarakat di Titik Nol Sungai Citarum

0
Foto : Bersama masyarakat Desa Tarumajaya dalam acara Geohumanism (PM - HMTG 'GEA')

Foto : Bersama masyarakat Desa Tarumajaya dalam acara Geohumanism (PM – HMTG GEA)

ganecapos.com, Bandung – Salah satu peran mahasiswa dalam Tridharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat. Hal inilah yang juga dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG GEA) ITB beberapa pekan lalu (26-27/11). Kegiatan yang diberi nama Geohumanism merupakan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan  dengan melibatkan berbagai pihak luar, seperti himpunan lain di dalam dan di luar ITB, Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB, dosen, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Kegiatan ini difokuskan untuk menemukan solusi serta membantu permasalahan yang terjadi di masyarakat dari sisi keilmuan geologi.

Tahun ini merupakan tahun keempat Geohumanism berada di Desa Tarumajaya dengan mengangkat tema “Studi Hidrogeologi dan Penyediaan Air Bersih Bagi Masyarakat Desa Tarumajaya”. Desa ini secara administratif terletak di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Desa yang terletak di kaki Gunung Wayang merupakan titik nol dari Sungai Citarum. Pada gelaran pengabdian masyarakat tahun ini, HMTG GEA berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Pengelolaan Sumberdaya Air (HIMASDA) ITB dan Fakultas Kedokteran UNPAD. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain studi hidrogeologi, pemetaan titik-titik mata air potensial, social mapping, dan penyediaan instalasi bangunan mata air bersih. Kegitatan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Tarumajaya.

Hidrogeologi berasal dari dua kata yaitu Hidro yang berarti air dan Geologi yang berarti batuan. Secara bahasa, hidrogeologi merupakan bagian dari ilmu yang mempelajari tentang air (hidrologi) terutama mengenai penyebaran dan pergerakan air dalam tanah dan batuan di kerak Bumi (umumnya dalam akuifer). Lapisan akuifer merupakan lapisan yang mempunyai kemampuan menyimpan dan meneruskan air yang terdiri dari formasi batuan yang mengandung bahan-bahan yang mampu melepaskan air dalam jumlah besar ke sumur-sumur atau mata air.

Kegiatan Geohumanism telah dimulai sebelumnya sejak Bulan Maret hingga Desember 2016. Kegiatan diawali dengan survei tahap awal berupa pengambilan data terkait mata air bersih, tata guna lahan, dan melakukan komunikasi kepada perangkat desa. Survei ini mengajak seluruh anggota HMTG GEA. Survei yang dilakukan terdiri atas tiga yaitu survei geolistrik, survei pemetaan mata air, dan wawancara dengan masyarakat terkait kesehatan dan lingkungan. Survei akbar ini dilaksanakan pada hari Minggu, 6 November 2016. Sedangkan terkait dengan pembangunan instalasi air bersih, HIMASDA ITB membantu dalam merancang bangunan. Pembangunan instalasi mata air dilaksanakan sejak Bulan Oktober 2016 dan telah rampung sekitar 60%.

Acara puncak geohumanism 2016 berupa live-in yang dilaksanakan hari Sabtu-Minggu, 26-27 November 2016 di Desa Tarumajaya, lebih tepatnya di RW 07/RT 04 dan RW 08/RT 02, RT 01, dan RT 04. Kegiatan ini diikuti oleh 60 massa GEA dan 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran UNPAD.

Kegiatan puncak dibuka oleh Kepala Desa Tarumajaya, Pak Amang dan Ketua Geohumanism 2016, M. ‘Ayyub Khairiansyah. Pak Amang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan pemetaan mata air, wawancara dengan masyarakat, dan medical check up door to door. Selanjutnya di hari berbeda, kembali dilaksanakan medical check up dan pemetaan mata air di Desa Tarumajaya. Kegiatan ini disambut oleh antusias warga. Di akhir dilaksanakan survei geolistrik di lapangan desa tersebut dengan bimbingan pihak LVG ITB.

Walaupun kegiatan Geohumanism 2016 telah berakhir namun masih ada fungsi kontrol dan evaluasi dari kami terhadap pembangunan instalasi mata air bersih serta hasil pengolahan data pemetaan mata air potensial. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut dalam pengembangan potensi Desa tarumajaya kelak.

Ditulis oleh Putri Meriyen, anggota HMTG GEA ITB

Share.

Leave A Reply