Shale Gas : Kunci Kemandirian Energi Indonesia

0

Potensi shale gas Indonesia (Foto : theneweconomy.com)

Potensi shale gas Indonesia (Foto : theneweconomy.com)

ganecapos.com – Shale gas adalah gas alam yang terjebak di dalam batuan serpih. Para ahli memperkirakan bahwa cadangan shale gas di dunia adalah sebesar lebih dari 7500 TCF dengan China sebagai negara yang memiliki cadangan shale gas terbesar, yaitu 1115 TCF. Sedangkan Indonesia diperkirakan memiliki cadangan shale gas sebesar 550 TCF.

Shale gas terbentuk dari proses termogenik dari material karbon yang telah ada berjuta-juta tahun lalu, dimana temperatur tinggi dan tekanan yang tinggi mengubah kematangan dari material karbon tersebut menjadi gas.

Kesuksesan Amerika Serikat sebagai negara dengan produksi shale gas terbesar dunia saat ini banyak menginspirasi negara lain untuk mengikutinya termasuk Indonesia. Agar dapat mengembangkan potensi shale gas di Indonesia, kita dapat meniru dan belajar dari keberhasilan produksi shale gas di Amerika Serikat. Untuk mencapai hal itu, waktu 10–50 tahun dirasa bukan hal yang mustahil.

Beberapa tahun yang lalu, Pertamina melalui anak perusahaannya PT. Pertamina Hulu Energi menandatangani kontrak kerjasama (KKS) migas untuk pengembangan shale gas di Sumatera bagian utara. Hal ini patut diapresiasi dan kita kembangkan.  Ada beberapa hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mencapai misi penguasaan lapangan shale gas oleh Pertamina :

1. Mengurangi besarnya sumbangan dividen Pertamina ke negara. Karena kurang dari 10 persen laba diinvestasikan kembali ke Pertamina.

2. Meningkatkan belanja modal Pertamina. Meski Pertamina menganggarkan US$ 10 milliar untuk 5–10 tahun ke depan, angka ini jauh lebih kecil dari perusahaan minyak lain. Terlebih shale gas memiliki teknologi dengan biaya yang tentunya lebih mahal.

Jika pemerintah memberi kontrak kerja sama (KKS) shale gas kepada perusahaan asing, Pertamina harus dilibatkan di dalamnya untuk mempercepat proses transfer teknologi. Dan nantinya, jika kontrak itu telah habis Pertamina dapat meneruskan pengoperasian lapangan tersebut. Hal ini dapat mendukung terciptanya kemandirian bangsa melalui potensi shale gas negara kita.

Sumber : “DIKA IQBAL” https://medium.com/@kajianenergi.patraitb/dika-iqbal-c78a4dea07c8

HMTM ‘PATRA’ ITB

Editor : Muhammad Rezky (AS’14)

Share.

Leave A Reply