Banjir Bandung Selatan, Tanggung Jawab Bersama

0
Diskusi terkait persoalan banjir Bandung Selatan

Diskusi Terkait Persoalan Banjir Bandung Selatan

ganecapos.com – Sebuah kegiatan diskusi mengenai permasalahan banjir di Bandung Selatan digelar pada Kamis (26/5/2016) lalu. Kegiatan yang berjudul “Ngariung : Bincang-bincang Banjir Bandung Selatan” tersebut diinisiasi oleh Ikatan Alumni (IA) ITB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa pihak seperti pemerintah Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar, BMKG, Basarnas, perwakilan warga, dan stakeholder lainnya. Kegiatan diskusi tersebut dibuka oleh Gun Gun Gunawan selaku Wakil Bupati Kabupaten Bandung dan Deddy Mizwar selaku Wakil Gubernur Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Deddy Mizwar mengatakan bahwa rasa kepedulian dari semua pihak masih dirasa kurang dalam upaya penyelesaian masalah banjir di Bandung Selatan. Padahal masalah ini harus diatasi bersama-sama dan bukan pekerjaan satu atau dua pihak saja. “Kerusakan alam ini diakibatkan oleh manusia. Maka seharusnya manusia jugalah yang mampu memperbaikinya,” tuturnya. Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut juga berharap para akademisi mampu memetakan masalah ini serta menemukan solusinya.

Setelah kegiatan resmi dibuka, acara berlanjut kepada diskusi yang dipimpin oleh moderator. Berbagai pihak menyampaikan pandangannya terkait masalah banjir ini. Dari diskusi yang berlangsung, diketahui bahwa lahan hutan di kawasan Bandung semakin menipis setiap tahunnya. Selain itu, keterlibatan peran antarpihak masih belum optimal. Padahal seharusnya antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta dapat berjalan beriringan.

Diskusi tersebut menghasilkan tiga poin kesimpulan. Poin pertama, banjir Bandung Selatan merupakan bencana antropogenik, artinya banjir ini adalah bencana yang dihasilkan oleh ulah manusia. Poin kedua, masih terdapat kebijakan pemerintah yang belum tepat serta tata kelola ruang kota yang belum baik. Poin ketiga, Bandung Selatan merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan diskusi ini ditutup oleh penampilan dari Abah Iwan. Sambil melantukan lagu, Abah Iwan sesekali menyampaikan keprihatinannya terhadap banjir yang melanda Bandung Selatan sejak lama. Beliau juga mengapresiasi kegiatan diskusi ini. “Walaupun mungkin acara ini terkesan hanya diskusi saja, atau dibilang kita kebanyakan diskusi, bagi saya ini bermanfaat. Saya mendapat banyak insight baru dari sini.” Pencipta lagu Mentari tersebut juga berpesan kepada mahasiswa, “Semoga dapat membawa spirit layaknya matahari; spirit untuk berbagi dan bermanfaat kepada lingkungan sekitar.”

Mari kita tingkatkan kepeduliaan kita terhadap persoalan menahun pada banjir di kawasan Bandung Selatan dengan cara menjaga kualitas daerah resapan di wilayah Bandung. Semoga diskusi ini menjadi awal yang baik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Reporter : Yusrina Sabila (MRI’14)

Editor     : Afif Hamzen (FTI’15)

Share.

Leave A Reply