Petugas Penertiban Dipukul Mundur, PKL Dayang Sumbi Selamat

0

Ganecapos.com – Minggu malam (12/7), jajaran polisi, TNI, dan satpol PP mendatangi kawasan PKL Dayang Sumbi untuk melakukan penertiban. Hal ini disambut oleh aksi heroik dari mahasiswa untuk menyelamatkan PKL Dayang Sumbi. Penertiban ini menarik simpati masyarakat, karena dilakukan empat hari sebelum lebaran, di tengah hiruk-pikuk kebutuhan yang semakin tinggi.

Andi Bhatara, sosok yang sejak 2013 sudah berada di garda terdepan dalam memperjuangkan PKL Dayang Sumbi, kali ini tampak kembali melakukan aksi. Dalam timeline post yang dimuat di akun LINE-nya, Bhatara menggambarkan begitu mengharukannya aksi yang berlangsung.

Hari ini, kami menang, PKL Dayang Sumbi selamat.

Dengan puluhan titik pembakaran, api menjalar di mana-mana, teriakan jiwa perlawanan bersahutan, puluhan bambu di tangan kiri menghantam aspal mengiringi irama perjuangan, strategi intimidasi yang menekan aparat, permainan bahasa dan negosiasi demi kelancaran aksi, membuahkan tangisan lega dan kebahagiaan sekejap malam ini. Ratusan orang mendapat pelajaran hari ini, bahwa ketika sudah membicarakan penindasan, semua masyarakat menjadi satu dalam kepentingan kemanusiaan, dan bertransaksi atas nama perlawanan, sampai mati.

Setelah sekian lama melancarkan aksinya, akhirnya seluruh aparat yang berusaha menertibkan PKL Dayang Sumbi berhasil dipukul mundur. Penertiban ditunda menunggu hasil negosiasi yang akan dilakukan hari ini, Senin (13/7). Tangis kebahagiaan menyelimuti wajah-wajah PKL dan para relawan.

Seperti diketahui sebelumnya, kasus PKL Dayang Sumbi memang bukan hal baru, sejak 2013 silam upaya penertiban sudah dilakukan (Baca : Mengingat Penertiban PKL Dayang Sumbi Tahun 2013). Penertiban kali ini bermula dari surat peringatan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ditujukan kepada PKL Dayang Sumbi pada 6 Juli 2015 lalu. Penertiban dilakukan karena berdasarkan Peraturan walikota Bandung No. 888 Tahun 2012 pasal 15 poin 12, jalan Dayang Sumbi belakang ITB merupakan zona merah bagi PKL. Namun, karena belum ada solusi relokasi yang jelas, PKL Dayang Sumbi menolak penertiban (Baca: Belum Ada Solusi, PKL Dayang Sumbi Masih Bertahan). Hingga pada 10 Juli 2015, PKL Dayang Sumbi bersama Aliansi Masyarakat Peduli PKL mengeluarkan press release berisi tuntutan penangguhan penertiban sampai ada solusi yang jelas. Akan tetapi, press release ini tidak ditanggapi dan upaya penertiban tetap berjalan.

Reporter : Ikhwanul Muslimin IF’14

Share.

Leave A Reply