Diskusi Terbuka HMP, “KM-ITB: What Next?”

0

GANECAPOS.COM — KM-ITB, sistem kemahasiswaan yang digunakan saat ini tengah menjadi perhatian mahasiswa ITB. Sederetan kejadian belakangan ini, dimulai dengan gagalnya Pemilu Raya KM-ITB sebanyak dua kali masa pendaftaran sampai gagalnya pengesahan draft referendum kongres KM-ITB akibat tidak tercukupinya persyaratan sah draft referendum (persyaratannya yaitu disahkan oleh 2/3 perwakilan himpunan yang hadir dalam sidang istimewa kongres) memunculkan banyak pertanyaan di benak mahasiswa ITB. Di tengah situasi ini, Himpunan Mahasiswa Planologi “Pangripta Loka” menggelar sebuah diskusi terbuka yang bertajuk “KM-ITB: What Next?” pada hari Selasa (03/03/2015), bertempat di sekretariat HMP “Pangripta Loka”

Diskusi terbuka ini dilaksanakan dengan mengundang semua orang yang ingin datang mengikuti diskusi tersebut. Turut hadir dalam diskusi terbuka ini ketua kabinet KM-ITB, staf kabinet KM-ITB, beberapa ketua himpunan, senator himpunan, dan anggota biasa KM-ITB lainnya.

Diskusi diisi dengan pemaparan oleh beberapa pembicara, diantaranya Sumbranang, Menko PSDA Kabinet KM-ITB periode 2014/2015; Dado, dari Himabio “Nymphaea”; Irul, Ketua Kongres KM-ITB periode 2014/2015; Jeffry, Ketua Kabinet KM-ITB periode 2014/2015; Okie, mantan Menteri Kajian Strategis Kabinet KM-ITB periode 2014/2015; dan Tizar, mantan Presiden Kabinet KM-ITB.

Dalam diskusi ini, dipaparkan berbagai macam pandangan dan analisis mengenai kondisi KM-ITB yang tengah dirasakan saat ini, diantaranya analisis mengenai penyebab masalah KM-ITB saat ini dari sudut pandang badan legislatif KM-ITB , lalu analisis penyebab kekurangan-kekurangan dalam keberjalanan kabinet KM-ITB setahun kebelakang, dan analisis-analisis lain yang terkait dengan permasalahan KM-ITB yang tengah dihadapi saat ini. Selain itu, ketua himpunan mahasiswa jurusan dari angkatan 2012 yang hadir juga memberikan opininya mengenai langkah-langkah ke depan yang sebaiknya diambil untuk menyikapi permasalahan KM-ITB yang tengah dirasakan.

Diskusi terbuka ini memberikan angin segar bagi KM-ITB yang tengah menghadapi permasalahan. Dari diskusi ini tentu diharapkan akan muncul solusi-solusi yang memang dibutuhkan untuk keberjalanan dan perbaikan KM-ITB ke depan agar kemahasiswaan di ITB dapat menjadi lebih baik nantinya.

Reporter: Fadil Kusuma Wirotama (MRI ’13)

Editor: Nisrina Nuramalia Fathina (MRI ’13)

Share.

Leave A Reply